Minggu, 17 Maret 2013

FILOSOFI POHON PISANG DAN CEMARA


APEL PAGI DI BULAN MARET 2012
“FILOSOFI POHON PISANG DAN CEMARA”
Senin pagi yang cerah  mari menapak hari dengan bergairah, jangan ragu untuk menghasilkan banyak hal yg megah. Sebuah kutipan yang tepat untuk menggambarkan hari ini, Senin (05/03/2012). Hari ini juga tepat dihalaman kantor Pengadilan Agama Wonosari berkumpul seluruh pegawai Pengadilan Agama Wonosari untuk mengikuti apel pagi yang rutin dilaksanakan setiap hari Senin minggu pertama setiap bulannya. Pagi ini, bertindak sebagai Pembina apel adalah Ketua Pengadilan Agama Wonosari,Drs. H. Abdul Ghofur, SH., MH sedangkan yang bertindak sebagai komandan apel adalah Rahman Bahari, SHI.
Ketua Pengadilan Agama Wonosari, Drs. H. Abdul Ghofur, SH.,MH di awal arahannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh hakim, pejabat, karyawan dan karyawati Pengadilan Agama Wonosari atas kerjasama selama ini. Tanpa kerjasama seluruh komponen di Pengadilan Agama Wonosari, tupoksi peradilan tidak akan terlaksana dengan baik.

“Setiap hari adalah semangat baru” ungkap beliau.
Beliau berharap agar tiap-tiap individu yang ada di Pengadilan Agama Wonosari dapat memiliki semangat dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Dengan bekerja penuh semangat semua halangan dan rintangan dapat diatasi, yang pada akhirnya akan menghasilkan prestasi kerja yang baik dan dapat dipertanggungjawabkan.Bulan Maret 2012 adalah momentum penting bagi seluruh peradilan di bawah Mahkamah Agung RI karena pada bulan ini akan dilaksanakan audit tentang pelaksanaan reformasi birokrasi oleh Kementerian PAN dan RB. Audit ini berkaitan dengan berlanjut tidaknya tunjangan kinerja atau yang lebih dikenal dengan istilah remunerasi bagi warga peradilan.
Beliau mengatakan bahwa prestasi kerja itu ibarat pohon pisang yang tak akan mati sebelum berbuah. Setelah berbuah pun pohon tersebut meninggalkan tunas yang akan tumbuh dan menghasilkan buah pisang lagi. Demikian juga dalam bekerja,bekerja selain sebagai bentuk lain dari ibadah harus diusahakan menghasilkan prestasi dan ketika pretasi tersebut sudah diraih tidak boleh berhenti sampai disitu saja tetapi diusahakan meraih prestasi atau paling tidak mempertahankan prestasi tersebut.
Pohon cemara adalah filosofi kedua yang beliau gunakan untuk menggambarkan kerja sama di Pengadilan Agama Wonosari. Diliat dari jauh maupun dekat pohon cemara memiliki daun yang indah. Keindahan daun cemara tersebut tidak akan terbentuk jika tidak ada ranting dan dahan tempat daun tersebut menempel atau akar yang menjalar mencari sumber sari makanan. Begitu juga dengan Pengadilan Agama Wonosari terlihat baik dan berprestasi karena kerjasama dari semua komponen yang ada didalamnya.
“ Selamat bekerja dan menjalankan tugas masing-masing dengan sebaik-baiknya ” tutup beliau dalam arahannya.
Temukan diri Kita, temukan tujuan Kita dilahirkan, temukan kenapa Kita masih hidup hingga sekarang, maka Kita akan punya bahan bakar untuk hidup. Setiap sang surya terbit bangkilah  untuk memasuki kehidupan ini sepenuhnya, tetaplah antusias bukan hanya untuk diri kita sendiri, tetapi  juga untuk inspirasi dan antusiasme kehidupan pada lingkungan sekitarnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar